Berita Desa

PROYEKSI PEMBANGUNAN DI DESA BANJAR SARI TAHUN 2020

Berikut ini merupakan rincian proyeksi pengelolaan keuangan desa berdasarkan potensi-potensi sumber pendapatan yang ada dan telah ditetapkan oleh Pemerintah Desa Banjar Sari untuk Tahun 2020.

  SUMBER: ALOKASI DANA DESA (ADD)    
A PENDAPATAN   526.442.160,-
       
B BELANJA    
 

Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

a) Penghasilan Tetap (Siltap) dan Tunjangan

b) Operasional Perkantoran

c) Kegiatan Perencanaan Desa (musrenbangdes dan penyusunan APBDesa)

 

466.779.654,-

51.837.506,-

7.825.000,-

 
  Total Belanja 526.442.160,-  
 

 

 

   
  SUMBER: DANA DESA (DD)    
A PENDAPATAN   1.098.283.000,-
       
B BELANJA    
1 Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa 43.900.000,-  
2 Bidang Pelaksana Pembangunan Desa 910.008.000,-  
3 Bidang Pemberdayaan Masyarakat 6.850.000,-  
4 Bidang Pembinaan Kemasyarakatan 137.525.000,-  
  Total Belanja 1.098.283.000,-  
 

 

 

   
  SUMBER: BAGI HASIL PAJAK (BHP) & RETRIBUSI DAERAH    
A PENDAPATAN   46.847.857,-
       
B BELANJA    
1 Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa 41.847.857,-  
2 Bidang Pembinaan Kemasyarakatan 5.000.000,-  
  Total Belanja 46.847.857,-  
 

 

 

   
  SUMBER: PENDAPATAN ASLI DESA (PADes)    
A PENDAPATAN    
1 Sisa Hasil Usaha (SHU) BUMDesa   2.000.000,-
2 Hasil Pungutan   8.000.000,-
3 PTSL   105.000.000,-
4 Pendapatan Lain-lain   3.302.851,-
  Total Pendapatan   118.302.851,-
       
B BELANJA    
1 Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa 104.800.000,-  
2 Bidang Pelaksana Pembangunan Desa 13.502.851,-  
  Total Belanja 118.302.851,-  

 

Berdasarkan ilustrasi di atas dapat diketahui bahwa potensi pendapatan desa tahun 2020 ini sebesar Rp1.789.857.868,- (satu milyar tujuh ratus delapan puluh sembilan juta delapan ratus lima puluh tujuh ribu delapan ratus enam puluh delapan rupiah).

Dengan jumlah anggaran tersebut, proyeksi belanja desa masih didominasi oleh Bidang Pelaksana Pembangunan yakni lima puluh dua persen (52%), diikuti Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan empat puluh persen (40%), serta Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pembinaan Kemasyarakatan mendapat porsi delapan persen (8%).

Beri Komentar